--- IT'S ALL ABOUT THE STORY OF LIFE --- ...jarak paling dekat antara manusia dan Kebenaran adalah cerita...kenyataan paling dalam ditemukan dengan menggunakan cerita...(de mello)
Saturday, May 21, 2005
it's saturday!!!
menunggu sesuatu yang mungkin nggak perlu ditunggu...
menunggu sesuatu yang mungkin sudah pernah gue tunggu sebelumnya...
gue menunggu...
*untuksegalasesuatuadawaktunya*
Thursday, May 12, 2005
one of De Mello's story...
Aku jadi gila ini.
Kami ini hidup dalam satu kamar, isteriku, anak-anakku, mertuaku.
Syaraf kami tegang, satu sama lain teriak bertengkar.
Kamar itu neraka.”
“Engkau berjanji melakukan yang kukatakan?”, tanya Sang Guru berwibawa.
“Aku sumpah, semua akan kulakukan!”
“Baik sekali. Engkau masih punya binatang juga?”
“Lembu, kambing, dan enam ekor ayam.”
“Semua itu kaumasukkan kamar bersamamu. Lalu sesudah satu minggu kembali.”
Murid keheran-heranan.
Tetapi ia sudah berjanji mau taat!
Maka binatang dibawa masuk.
Sesudah satu minggu ia kembali, kasihan mengeluh:
“Syarafku hancur. Kotor! Bau! Gaduh! Kami semua hampir gila!”
“Sekarang kembali”, kata Guru, “dan binatang dikeluarkan.”
Orang tadi lari sepanjang jalan.
Hari berikutnya ia kembali, mata berbinar gembira.
“Nyaman hidup ini! Binatang sudah keluar. Rumah menjadi firdaus begitu tenang, bersih, dan luas!”
...it's just how you see and feel something...
taken from De Mello's book
*untuksegalasesuatuadawaktunya*
it's SO HARD to say goodbye to yesterday
The good times that made us laugh
Outweigh the bad.
But forever's gone away
It's so hard to say goodbye to yesterday.
Is going to lead
All I know is where we've been
And what we've been through.
I hope it's worth all the wait
It's so hard to say goodbye to yesterday.
To be my sunshine after the rain
It's so hard to say goodbye to yesterday.
ternyata...
boyz ii men bener...
it's so hard to say goodbye to yesterday...
whatever it means... =)
*this post dedicated to tya, also*
*untuksegalasesuatuadawaktunya*
Thursday, May 05, 2005
:: for a bro i didn't have ::
for just being a bro without commentary
for just being a friend when I need someone to talk to
for just being there when my hand was out of reach
thank you…
for every attendance you’ve shared
for every questions you’ve asked
for every answers you’ve told
for every reasons you’ve gave
for every problems you’ve solved
for every solutions you’ve said
for every messages you’ve sent
thank you…
for letting me in
for offering me chance to know you
for having me part
thank you…
for pulling me up when the world seems throwing me down
for smiling at me when the world seems laughing at me
thank you…
for giving it all without judgment
we know all won’t be the same
but still it feels like it was
someday I hope everyone realize why I missed you
and for all that, I thank you
end2255@130305
dedicatedtomybigbro
*untuksegalasesuatuadawaktunya*
Wednesday, May 04, 2005
...sometimes...
Sometimes God works beyond our will
Sometimes God works in miserable moment
But God never works without a reason
Sometimes we fall into our darkest moment
Sometimes we struggle with our last breath
Sometimes we walk with no tomorrow
But God never leave His belonging alone
Sometimes justice are falling apart
Sometimes tragedy comes with no warning
Sometimes there’s nothing left to smile
But God never tempt us beyond our capacity
Sometimes we don’t understand
Sometimes we were condemned
Sometimes we upset with God
But God never forget us
Sometimes…the world change unfairly
But God has prepare us a better tomorrow
[Taken from Imago Dei April 2005]
*untuksegalasesuatuadawaktunya*
Monday, May 02, 2005
:: de mello's ::
*untuksegalasesuatuadawaktunya*
Sunday, May 01, 2005
...cerita tentang sekotak ice cream...
Tiba-tiba tanpa diketahui si gadis, datanglah SPG sebuah produsen ice cream. Si gadis kaget, karena keasyikannya itu terganggu dengan kedatangan mbak-mbak-SPG itu. Sebelum sempat mengucapkan apa-apa, SPG itu menawarkan sebuah merk ice cream (bukan merk yg sedang dicarinya), namun si gadis tetap berpura-pura mencari sambil berusaha tersenyum pada si-mbak-mbak-SPG dengan harapan si-mbak segera pergi dan membiarkannya memilih sendiri ice cream yang dikehendakinya (sendiri!).
Namun sial bagi si gadis, ketika merasa bujukannya kurang berhasil, SPG itu malah makin berusaha untuk menawarkan produk yang dijualnya (ice cream dari produsen Y) dengan menyebutkan berbagai pilihan jenis ice cream yang tersedia. Takut mengecewakan usaha SPG tersebut, si gadis ”berpura-pura” melihat ke arah yang ditunjuk, padahal ketika itu ia sudah menemukan di mana ice cream kesukaannya berada. Berusaha untuk menyembunyikan kekecewaan atas kehadiran si-mbak, si gadis pura-pura bertanya mengenai ice cream chocolate chip yang diproduksi oleh produsen Y, padahal si gadis mengetahui dengan pasti bahwa jenis ice cream tersebut tidak diproduksi oleh produsen Y.
Malangnya, bukannya mengatakan tidak ada, namun si-mbak malah terus menerus menawarkan sambil berusaha mengambilkan ice cream yang menurutnya mirip dengan keinginan si gadis. Si gadis berusaha untuk "mendiamkan" si-mbak dengan terus melakukan tindakan “mencari-cari”, dengan harapan si-mbak akhirnya merasa bosan sendiri menawarkan sesuatu tanpa hasil dan meninggalkannya atau paling tidak, membiarkan ia memutuskan sendiri, bukannya “menempel” terus. Namun ternyata, provokasi sedemikian rupa yang dilakukan oleh si-mbak malah membuat gadis tersebut menyerah dan akhirnya luluh membeli ice cream yang ditawarkan tersebut (triple chocolate, untungnya).
Dan dapat ditebak, si gadis pulang ke rumah dengan kecewa sambil membayangkan muka “kemenangan” di wajah mbak-mbak-SPG itu. Masih untung harga ice cream yang dibelinya lebih murah dari harga ice cream yang disukainya, dan ice cream jenis itu juga disukainya. Kalau tidak, mungkin si gadis tidak hanya kecewa , namun juga marah-marah sendiri di dalam mobil sepanjang perjalanan pulang ke rumah sambil membodohi dirinya sendiri.
*based on true story*
(untuk mencegah hal2 yang tidak diinginkan, nama subjek dan produsen dalam cerita ini disamarkan =P)
*untuksegalasesuatuadawaktunya*
lagi-lagi tentang ketakutan...
Ingatkanku saat ku tak lagi berpijak pada kenyataan…
Sadarkanku saat ku tak lagi bisa membedakan yang benar dan yang salah…
Jangan takut untuk itu, karena manusia kadang lupa…
23:40@210304
Thursday, April 28, 2005
:: remember me this way--behind the song ::
who understands it all, reaches out each time we fall, you’re the best friend i have found…
i know you can’t stay, a part of you will never ever go away, your heart will stay…
i’ll make a wish for you and hope it will come true, if life will just be kind to such a gentle mind…
if you lose your way, think back on yesterday…
remember me this way…remember me this way…
…behind the song…
Pertama gue suka lagu ini ya karena film CASPER…
Tapi cerita kali ini bukan tentang casper-nya ya…
Suatu hari, gue lagi di kampus dan lagi mo ngikutin suatu acara.
Saat itu ada temen gue yang datang ke kampus mau nemuin temennya.
Entah gimana, gue ngerasa kecewa sama dia.
Takut gue tambah kecewa, gue ninggalin dia gitu aja (believe me, dia nggak bakal kehilangan gue walaupun gue tinggal gitu aja, makanya gue nggak ngerasa bersalah…) ke kantin.
Belom sampe ke kantin, gue tiba-tiba denger lagu ini dan tiba-tiba gue ngerasa sedih banget, karena gue ngerasa “kehilangan” dia.
Sekarang…gue cuma lagi pengen denger lagu ini lagi… =)
...love...
Is when you want someone
To be there to accompany you
When there’s no one beside you
Love…
Is when you cry for someone
For something you can’t explain
But feel
20:46@020604
Untuk cinta (yang tak pernah sempurna)
Monday, April 25, 2005
:: keberhasilan ::
kepikiran untuk nulis tentang ini pas di kamar mandi…lagi ngerasain dinginnya air (gue lagi sakit. red.) yang mengingatkan gue akan nikmatnya mandi di sungai dan dinginnya udara PsyCamp, tiba2 gue kepikiran untuk mencurahkan isi hati (cieee….).
trus pernah juga beberapa kali gue ditanya mengenai hal ini dan gue nggak mau jawab apa2…bukannya napa2, cuma takut gue salah ngomong (gak siap ditanya kaya’ gitu soalnya)…mencegah juga gue ngomong cuma karena emosi…yah, kan harusnya smua diomongin pake kepala dingin… :) ya gak???
Jadi sekaranglah saatnya untuk mengungkapkan ini…sebenernya dibilang curhat bukan, uneg-uneg juga bukan, yah…anggep aja gue bercerita lah ya…
Here’s the story…
…Awal…
Semuanya berawal dari “kegilaan” gue ikut PsyCamp. Karena berbagai alasan, gue akhirnya memutuskan bahwa gue HARUS ikut PsyCamp 2002. Acara kampus pertama di luar masa perkenalan alias PSAU/Prosesi.
Kenapa? Yah…kaya’ tadi gue bilang, banyak alasan sih…
Salah satunya…gue sangat suka alam, walaupun untuk kenyataan sebenernya, gue jarang (bisa dibilang gak pernah kali’ ya…) dibolehin pergi ke “alam liar” kaya’ gitu. Soalnya, dengan pertimbangan gue anak cewek dan anak tunggal, acara kaya’ gitu agak risky buat gue (hmmm…).
Salah duanya, gue pengen membuktikan bahwa gue “bisa survive”.
Jadi…ikut PsyCamp-lah gue…
Walaupun mesti minta izin dengan cukup susah, akhirnya dibolehin juga (pastinya dengan berjuta wanti2 yg harus gue denger tiap hari…). Mungkin gak perlu dicantumin juga, tapi gue pengen bilang kalo waktu itu gue juga dapet…hari pertama…tapi tekad gue bulet…GUE HARUS IKUT…
Hasilnya? FUN…MENYENANGKAN…GILA…PUAS…GAK NYESEL!!!
Itu PsyCamp pertama. PsyCamp kedua, menurut gue justru lebih seru. Tapi diceritainnya lain kali aja ya… :) :) :)
Sebenernya PsyCamp tuh dibilang asyik banget juga juga enggak sih. tapi setidaknya kedua PsyCamp yang gue ikutin dulu cukup membuat gue “bangga” karena akhirnya gue bisa ngeyakinin nyokap bahwa “there’s nothing to worried about”. Trus di sana gue bisa ketemu dengan orang-orang yang “sebenarbenarnya” dalam keadaan “segilagilanya”, and so on. Mungkin itu yang ngebuat PsyCamp beda…TANTANGAN…
Mungkin cerita tentang gue dan PsyCamp-nya nanti aja ya…tapi yg pengen gue bagi di sini adalah tentang PsyCamp ke-3 gue…yang menurut gue SANGAT ISTIMEWA…
…perjalanan…
gue masih inget…di gedung c lantai 4, di ruang kuliah sebelah kiri, si Jeffrey-lah yg tiba2 ngedeketin gue sambil bilang (ini kalo gak salah ya…pokoknya intinya gini…) “dik, denger2 lo berminat jadi po psycamp. kita ngomongin psycamp yuk. Nanti bakalan ada pertemuan ngomongin psycamp, dateng ya…”…dan gue dateng…inilah awal dari segalanya…
mulai dari ngomongin soal usul masing2 ttg mo dibawa kemana psycamp kali ini…quo vadis, gitu istilahnya =), sampe akhirnya kami (banyak banget soalnya…) menentukan siapa aja tokoh2 intelektual (cieeeeh…) di dalem calon kepanitiaan psycamp 2004.
dan entah ada setan dari mana ato disetanin siapa, gue memutuskan untuk ngajuin diri jadi PO PsyCamp 2004. kalo kata efiya (2004) sih, dijadiin boneka-nya anak advance…yah…apalah itu… =)
jadi, setelah melewati berbagai pertimbangan dan kemelut di dalam diri gue sendiri, akhirnya terbentuklah panitia bayangan PsyCamp…and the story goes…
intinya, setelah semua terbentuk dan cukup fix, terjadilah tender itu (eng…ing…eng…)… cerita tender??? Liat di bawah aja ya =)
...akhir…
Setelah menunggu dan menunggu…tibalah saat disosialisasikannya keputusan tender…surat itu dateng ke gue (kalo nggak salah dikasih sama wati)…dan…
“Berdasarkan hasil penghitungan nilai hasil tender PO kemarin, Dian dinyatakan TIDAK LOLOS tender po…” (maaf kalo kutipannya salah…)
Trus??? Kecewa? Iya lah, pastinya.
1. Gue (stau gue ya…) adalah orang pertama yang gagal di tender tanpa saingan (waktu gue tender, gue emang calon tunggal…). Btw, kalo salah tolong diralat ya… =)
2. Gue nggak berhasil “mensejajarkan” diri dengan 3 orang pendahulu PO yang ksemuanya cewe… =( =)
3. Gue nggak berhasil melakukan “sesuatu” dalam kehidupan perkampusan gue, di luar kuliah. At least untuk menyenangkan diri gue sendiri…
4. Gue nggak berhasil ngegolin apa yg udah disusun oleh kami (skali lagi…banyak banget orangnya…) dan menjadikannya “berarti”.
Tapi ini masalah gue…
Gue cuma punya sedikit catatan tentang “keberhasilan” gue ini…dan yang paling penting justru ini…
1. Ternyata berada di depan banyak orang yg lo rasa ngeremehin lo, rasanya nggak segitu parahnya kok…iya…gue emang ngerasa takut. Tapi itu cuma beberapa menit pertama. Setelah gue ngerasa menguasai presentasi gue, gue tenang2 aja…Diliatin dari ujung rambut sampe ujung kaki (maaf…tapi gue emang ngerasa “ditelanjangi” dengan pandangan—yg menurut gue—meremehkan dan menganggap gue nggak-pantes-memenangkan-tender-ini ato oleh mereka yg terus menerus “menonton” gue selama presentasi—diulang—menjadikan gue acara live menarik yg harus selalu ditonton tanpa boleh berkedip…gue berani jamin, ada yg melakukan kedua hal itu) ya gapapa…Gak bisa jawab, ya udah…yang ada dalam pikiran gue ya cuma I do my best…what the hell sama urusan laen (maaf ya, teman…) =P
2. Sejujurnya, gue ngerasa menang, terlepas dari gue menang tender ato enggak…gak smua dari mereka bisa berada di atas sini (mimbar di aula, red.), berasa jadi dosen yg didengerin, ditanyain berbagai pertanyaan yg kadang terkesan “mencobai” dan “mencari celah”, tapi justru di situlah seninya. Gak smua dari mereka bisa merasa setenang gue. Dan gak smua dari mereka bisa ngerasain smua ini…smua perasaan, kenyataan, dan perlakuan yang gue rasain…
3. Gak pernah sebelomnya gue mendapatkan dukungan moral segitu gedenya, dari berbagai pihak, mulai dari mereka yang memang beneran concern sampai mereka yg cuma ngucapin “wish you luck” sambil lalu doang…
4. Apa yang gue lakukan itu berguna, buat gue dan PsyCamp juga. Buat gue, setidaknya gue punya pengalaman yang mungkin cuma skali seumur hidup (semoga enggak sih…hehehe…). Buat PsyCamp, toh proposal dan smua yang udah kami buat tetep dipake—dengan beberapa perbaikan dan smoothy di sana-sini—buat acara PsyCamp 2004. toh sebenernya konsep yang kami ajuin sebenernya bagus (nyatanya dipake juga… =P)
5. Mungkin permasalahannya bukan tentang konsep ato apapunlah namanya itu, tapi tentang GUE. Ini cuma hipotesis yang gue buat sendiri. Mungkin emang cuma karena gue yang dianggep nggak cocok buat jabatan seberat itu (mengacu pada poin 4). Just that simple, tapi nggak mudah.
Mungkin bener kata dewa (2004) kalo gue itu minder-an. tapi terlepas dari semuanya, gue dapet insight yg menarik buat gue bagi…Keberhasilan dan kegagalan yang lo rasain itu emang cuma elo yang tau…Keceriaan dan kesedihan yang lo alamin itu emang cuma elo yang ngerti…Mungkin di luar lo bisa ketawa, padahal sebenernya lo kecewa setengah mampus, ato sebaliknya, di luar lo nangis-nangis, padahal lo ngerasa lega…Yang bisa nentuin sesuatu itu akan jadi berhasil ato gagal, ceria ato sedih, ya diri lo sendiri.
gue nggak pernah nyesel…mungkin ini juga bisa jadi pelajaran buat yang laen…intinya: cukup gue yang gagal di tender PO ...jadi siapa yang berminat nih??? =P.
Buat semuanya.,..makasih udah ngasih gue kesempatan…that’s worth everything…sekali lagi, TERIMA KASIH!!!
_hidup PsyCamp_
ucapan terima kasih:
Panitia PsyCamp dan semua yang udah ngasih bantuan dalam bentuk apapun pada saat pembentukan kepanitiaan sampai saat tender…buat regina, rini, murni, etta, dll, khususnya buat regina yang udah berusaha untuk memperjuangkan gue…sudah “memaksa” gue untuk ikutan nangis di sosialisasi tender po…hehehe… =) =) =)
Reg, gue cuma bisa bilang…lo udah ngasih yang terbaik, apapun itu, enggak pernah jadi kesalahan elo ataupun seksi acara lain yang membantu gue ngejelasin acaranya pas tender. Maaf kalo gue ngecewain lo semua…sekali lagi makasih…love you all…!!!
p.s: baru2 ini, gue ditawarin buat ikut tender psycamp lagi…hmmm…=P makasih banget buat yang udah nawarin…tapi, gue memang udah memutuskan untuk ngasih kesempatan buat yang lain…I’ve been there before…gue cuma bisa ngeyakinin untuk akan membantu PsyCamp… =) =) =)
*damn*guebenerancurhatya?* =P
Saturday, April 23, 2005
...why i hate wedding party (an irony about happiness)...
Here they are:
1. Everybody wants to be luxurious (not just being the best that they can).
2. It is the reunion when they can be proud of THEMself (and what-the-hell-of-you).
3. This is the time when I MUST wear what people said "gorgeous", not "comfortable". It also means that I can't wear the jeanses and T-shirts (or I will be the "star" of the party =P)
4. Most of them seeing with glee if we were pick the "right" one, or glancing with a "you're such a pity"-face if we were wear the "wrong" one.
5. The pretty-face-good-looking is MUST HAVE, and brain is MAY HAVE.
So...it's just about me...who tired with everybody's talk... =) *damn!*
wrote... 9:41 AM 4/23/2005
:: untuk segala sesuatu ada waktunya ::
bawah langit ada waktunya.
2 ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal,
ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut
yang ditanam;
3 ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk
menyembuhkan; ada waktu untuk merombak, ada waktu
untuk membangun;
4 ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa;
ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari;
5 ada waktu untuk membuang batu, ada waktu untuk
mengumpulkan batu; ada waktu untuk memeluk, ada waktu
untuk menahan diri dari memeluk;
6 ada waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan
rugi; ada waktu untuk menyimpan, ada waktu untuk
membuang;
7 ada waktu untuk merobek, ada waktu untuk menjahit;
ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk
berbicara;
8 ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk
membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk
damai.
9 apakah untung pekerja dari yang dikerjakannya
dengan berjerih payah?
10 Aku telah melihat pekerjaan yang diberikan Allah
kepada anak-anak manusia untuk melelelahkan dirinya.
11 Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya,
bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka.
Tetapi manusia tidak menyelami pekerjaan yang
dilakukan Allah dari awal sampai akhir.
12 Aku tahu bahwa untuk mereka tak ada yang lebih
baik dari pada bersuka-suka dan menikmati kesenangan
dalam hidup mereka.
13 Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan
menikmat kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu
juga adalah pemberian Allah.
14 Aku tahu bahwa segala sesuatu yang dilakukan Allah
akan tetap ada untuk selamanya; itu tak dapat
ditambah dan tak dapat dikurangi; Allah berbuat
demikian supaya manusia takut akan Dia.
15 Yang sekarang ada dulu sudah ada, dan yang ada
akan ada sudah lama ada; dan Allah mencari yang sudah
lalu.
*) ini adalah salah satu bacaan yang gue suka dari alkitab,
semoga bisa dijadiin bacaan pertama pas kawinan gue
ya...hehehe *yang jadi pertanyaan: sama sapa?* =D
ini juga alasan gue namain blogspot ini... =)
Thursday, April 21, 2005
today's news
lamaran...tunangan...yah apapun itulah namanya...entah ini gossip ato fakta ya...tapi kok anehnya dia nggak pernah bilang-bilang ato ngomongin soal itu?
nggak...gue bukan mau mempermasalahkan dia harus ngasih tau gue atau gimana. tapi gue kaget aja. hehehe...jadi kepikiran apa karena...
1. emang dianya nggak mau banyak orang yang tau
ato
2. dia udah lupa sama gue
ya?
semoga cuma alasan pertama yang cocok... =D
p.s: buat orangnya...CONGRATS ya...semoga lo baca blog ini...hehehe...
everything happens for reason , yes...i know =P

