Friday, May 04, 2018

Buat kamu yang tak bernama
Ketika peluk itu tak bisa kubagi bersamamu
Ketika tangis itu tak bisa kuambil darimu
Ketika ucapan sayang ini tak bisa kulepas dari bibirku
Masihkah kau mau jadi melodiku?
090418:1900

Thursday, May 03, 2018

Buat kamu yang tak bernama
Maukah kau jadi senyumku di penghujung hari
Saat tiba waktu untuk mati
090418 - 1858

Wednesday, May 02, 2018

Buat kamu yang tak bernama
Kamu tahu rasanya ingin memeluk tapi tak bisa?
Kamu tahu rasanya ingin memilih tapi tak sanggup?
Kamu tahu rasanya ingin bersama tapi tak kuasa?
Aku tahu, kamu tahu, tapi mereka tidak
060418 - 2309

Monday, April 30, 2018

Buat kamu yang tak bernama
Terlalu banyak puisi tentangmu
Tapi bukan tentang kita
Ini tentang hatimu yang terlalu teguh
Tentang luka yang aku tak tahu apa
Tentang firasat yang kadang tak membawamu kembali

Sesekali menyerahlah..
Sisakan sedikit celah
Apa yang kamu cari?
Ketika dalamnya lautan tak kau mengerti
Ketika tingginya langit tak kau sambangi
Sesekali menolehlah..
Lihat dia yang di sampingmu
Jangan lagi kau biarkan pergi
060418:2323

Friday, April 27, 2018

Ada angin yang membawa kabar tentangmu
Aku sedih
Tapi biarkan saja begitu
13:30 - 04 April 2018

Thursday, April 26, 2018

Ketika firasat-firasat itu datang lagi
Haruskah tetap kuabaikan?
11:57 - 04 April 2018

April Hunch

I thought I stop saying random things after I gave birth..
And sometimes I miss being random.. :)
So let me start again for good..

*untuksegalasesuatuadawaktunya*

Wednesday, March 02, 2016

3 years and 2 months ago..

Welcome back, Me! :)

Well, I'm an open book, but to read me you must have the passion to look at the smallest fonts :)

Wednesday, January 02, 2013

karena aku tahu rasanya ditinggalkan saat sedang membutuhkan.. :')

Saturday, December 15, 2012

Si Adek

Sekesel-keselnya sama adek sendiri,
kalo dia lagi kena musibah,
yang ada reaksi gue langsung meluk dan mengelus punggungnya.

Nah, masalahnya, gue kan nggak punya adek ya? x)))

Friday, December 14, 2012

Aku dulu belajar..
Bahwa kebaikan terkadang lupa untuk menyapa..
Tapi pagi tak pernah bosan untuk datang membangunkan..
Dan matahari tak pernah berhenti menyengat..

Namun aku, yang mengusung hati, sendiri, tak pernah tahu..
Bahwa panah bisa membantu tapi juga bisa melukai dengan bekas terdalam..
Ia mungkin menyelamatkan dengan gagah tapi kemudian berbalik menghunjam tanpa ampun..
Merobek jiwamu hingga hanya pedih yang tersisa..
Merampas asamu hingga hanya getir yang ada..
Bahkan ketika panah itu kau perjuangkan dengan darahmu..
Ia bisa menusukmu dengan mudah dan kau hanya bisa pasrah..
Hingga habis waktumu untuk mati..
Hingga habis mimpimu dikhianati..

Sekarang aku belajar..
Panah itu tak kokoh seperti kelihatannya..
Ia mudah terbuai busurnya sendiri..
Tidak seperti pagi, atau matahari..
Dan angin yang setia berhembus menemaniku belajar semua ini.. :)

rev.181212

180611

Kamu mungkin tidak pernah tahu
Rasa apa yang dulu pernah ada
Akupun tak yakin
Tapi aku pernah mengagumimu
Dan sekarang makin mengagumimu
Semoga kali ini untuk selamanya.. :)

Hey, this is your first poem! :*

14.12.12

Aku ingin kembali menulis..
Kembali bercerita pada semesta, semesta yang kubuat sendiri..
Di sini..
Di tempat ini..
Aku kembali..
Tunggu aku, Semesta..
Sekarang.
Esok.
Selamanya.

:)

13.12.12

Saya masih punya mimpi itu..
Mendaki ciptaannya yang megah..
Ternyata belum pupus..
Saya mau, Tuhan..
Semoga ada jalan..
Amin..

*untuksegalasesuatuadawaktunya*
dan akan ada waktunya mewujudkan mimpi yang lebih dari 10 tahun menggerogoti.. :)
Terima kasih, 5cm!

Friday, June 17, 2011

ternyata sudah hampir setahun tidak mengisi blog ini.. dan selama itu pula saya menyimpan semuanya sendiri.. :)

setahun lalu, sebenarnya saya tahu..
kalau saya memilih diam, itu karena saya percaya, bukan karena saya bisa menerima..
setahun lalu, seharusnya saya tidak hanya bertahan.. :)

*untuksegalasesuatuadawaktunya*